free web tracker
Beranda » Blog » Selain Colosseum Roma, Anda Juga Bisa Menikmati 7 Amfiteater Ini

Selain Colosseum Roma, Anda Juga Bisa Menikmati 7 Amfiteater Ini

Jika mendengar tentang Negara Italia, satu hal yang mungkin pertama kali ada dalam pikiran kita adalah ada beragam bangunan tua yang bersejarah, salah satunya adalah Colosseum yang menjadi ikon Kota Roma, Italia.

Colosseum Roma - Italia

Colosseum Roma – Italia

Sejatinya, Colosseum adalah amfiteater (gelanggang terbuka) sebagai tempat untuk mengadakan pertunjukan sebagai hiburan. Jika Anda suka dengan film action seperti Ben-Hur ataupun Gladiator pasti sudah sangat familiar dengan bangunan yang strukturnya mirip dengan stadion ini.

Dalam sejarahnya, bangunan ini telah ada pada abad ke-16 dan dianggap sebagai tempat yang sakral. Kelompok yang terkait dengan Gereja Katholik Roma menjadikan Colosseum Roma sebagai tempat untuk mengadakan prosesi keagamaan dengan dipimpin oleh Paus di setiap tahunnya.

Desain bangunan Colosseum Roma memiliki tingkatan berbeda dalam struktur kursi penonton sebagai alokasi untuk ragam kasta/golongan para penonton. Saat bangunan amfitiater dibuka, kursi dengan sudut pandang yang paling baik disediakan bagi kaisar serta anggota kerajaan lain.

Pada tingkatan lain dibuat khusus untuk kelas senator. Tingkatan tersebut dibuat bagi orang kelas atas, sudut pandangnya juga masih cukup baik. Nah, pada tingkatan paling atas diperuntukkan bagi kasta terendah dan termiskin yang tentu saja sudut pandangnya kurang nyaman.

Hingga kini, tempat wisata Colosseum Roma masih dalam kondisi yang terawat. Meskipun pada beberapa bagian bangunan sudah rusak akibat bencana gempa bumi. Namun, restorasi dan usaha besar-besaran dari pemerintah Italia telah dilakukan demi menjaga bangunan tetap kokoh dan utuh. Colosseum Roma telah direnovasi dan dibuka kembali pada tahun 2010 tepatnya di Bulan Juli dengan kondisi yang lebih baik.

Wisatawan bisa mengeksplor (meskipun dibatasi) ke tempat wisata Colosseum ini. Ada beberapa peraturan agar bangunan tidak mengalami kerusakan yang semakin parah. Diantara peraturan yang berlaku adalah pengunjung hanya boleh naik hingga ke tingkat nomor 2. Pemberlakuan peraturan ini sudah dimulai sejak tahun 1960. Tak perlu khawatir, Anda tetap bisa merasakan suasana bagaimana sudut pandang Sang Kaisar saat menyaksikan pertunjukan yang digelar di masa lalu tersebut.

Banyaknya pengunjung ke amfiteater ini, terutama pada musim panas, membuat wisatawan sedikit kesulitan untuk mendapatkan tiketnya. Jadi, untuk menghindari antrian panjangnya, Anda bisa membeli tiket di counter Bukit Palatine (Via San Gregorio nomor 30) atau Via Sacra (Roman Forum yang dekat dengan Arch of Titus), maupun di Largo della Salara Vecchia.

Harga tiket masuknya adalah 12 Euro untuk orang dewasa, sedangkan untuk wisatawan dari negara anggota Uni Eropa terdapat potongan harga sebesar 7,5 Euro. Nah, anak di bawah 18 tahun dan orang yang berusia lebih dari 65 tahun bisa masuk secara gratis (khusus dari negara Uni Eropa).

Nah, itu dia ulasan mengenai tempat wisata Colosseum Roma yang sangat terkenal. Namun, tahukah Anda jika amfiteater seperti Colosseum tidak hanya ada di Italia? Ada beberapa negara lain yang juga memiliki amfiteater yang dibangun oleh orang Romawi yang tersebar hampir di seluruh Eropa, Afrika Utara, bahkan di Jazirah Arab. Jadi, Anda bisa juga mengunjungi amfiteater unik lainnya di berbagai negara berikut ini :

Arena Nimes (Perancis)

Arena Nimes (Perancis)

Arena Nimes (Perancis)

Letak Kota Nimes ada di bagian selatan Perancis yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania dan pernah menjadi wilayah yang dijajah oleh Romawi. Hal ini dibuktikan dengan adanya kuil, akuaduk, dan juga amfiteater yang menjadi ciri khas Bangsa Romawi. Nah, sampai saat ini, ketiga bangunan tersebut masih berdiri kokoh dan berfungsi.

Tempat wisata Colosseum-nya Nimes ini berkapasitas 24.000 penonton dan menjadi Amfiteater Romawi terbesar ke-7 di seluruh dunia. Amfiteater ini masih digunakan untuk berbagai acara seperti festival.

Pula Arena (Kroasia)

Pula Arena (Kroasia)

Pula Arena (Kroasia)

Bangunan ini merupakan yang termegah di Kota Pula, Kroasia. Setelah dibangun sekitar dua ribu tahun yang lalu, obyek wisata amfiteater ini masih berdiri kokoh dan semakin gemerlap. Tempat ini menampung 23.000 penonton dengan total 15 gerbang yang bisa digunakan untuk keluar-masuk penonton.

Saat ini, tempat wisata Colosseum-nya Kroasia ini hanya digunakan untuk berbagai konser musik. Konon, tempat ini menjadi saksi bisu gladiator berdarah di masa lalu.

Amfiater Arles (Perancis)

Amfiater Arles (Perancis)

Amfiater Arles (Perancis)

Amfiteater Arles seluas 136 x 109 meter ini berkapasitas penonton hingga 20.000 orang. Jika dulu tempat ini dibangun untuk pertandingan gladiator, kini telah dialihfungsikan menjadi arena konser musik.

Apakah Anda tahu tentang Vincent van Gogh? Nah, pelukis tersohor asal Belanda ini pernah tinggal di Kota Arles. Lukisannya yang berjudul Les Arenes merupakan gambaran situasi di Amfiteater Arles saat itu.

Arena Verona (Italia)

Arena Verona (Italia)

Arena Verona (Italia)

Selain tempat wisata Colosseum di Roma, Italia juga memiliki Amfiteater lain yaitu Arena Verona yang hingga saat ini masih berfungsi sebagai tempat festival opera yang terbesar di dunia.

Tempat ini juga masih digunakan untuk mengadakan konser musik lho! Penyanyi dunia yang pernah konser di sini termasuk Adele dan One Direction. Jika dulu Amfiteater ini bisa menampung 30.000 penonton, maka kini hanya dibatasi 15.000 orang (tujuan: demi keamanan).

Amfiteater Pompeii

Amfiteater Pompeii

Amfiteater Pompeii

Saat ini, Amfiteater Pompeii sudah tidak berfungsi lagi sehingga sebagian besar bangunannya ditumbuhi rumput. Sejak Kota Pompeii runtuh, satu-satunya konser yang pernah diadakan di tempat ini adalah konser gitaris Pink Floyd yaitu David Gilmour di tahun 2017.

Meskipun Kota Pompeii sudah lenyap, namun bangunan kuno-nya masih dibiarkan berdiri dan masih tetap dipelihara hingga kini.

Amfiteater El-Jem (Tunisia)

Amfiteater El-Jem (Tunisia)

Amfiteater El-Jem (Tunisia)

Amfiteater ini merupakan bukti bahwa Romawi mampu menguasai berbagai belahan dunia, termasuk juga di Afrika bagian utara ini. Obyek wisata ini ada di Kota El Djem, Tunisia yang pernah dikenal dengan nama Thysdrus.

Luas amfiteater ini adalah 148 x 122 meter yang dapat menampung 35.000 penonton. Meskipun begitu, tempat ini sudah tidak berfungsi. Jadi, Anda hanya bisa mengunjunginya sebagai monumen bersejarah yang menjadi saksi bisu kekuasaan Bangsa Romawi di Benua Afrika.

Amfiteater Pozzuoli (Italia)

Amfiteater Pozzuoli (Italia)

Amfiteater Pozzuoli (Italia)

Dibangun dengan arsitek yang sama dengan tempat wisata Colosseum Roma, Amfiteater Pozzuoli merupakan yang terbesar ketiga di seluruh dunia yang berkapasitas mencapai 50 ribu penonton.

Pemandangan pertama di gerbang masuknya tidak sama dengan amfiteater lain yang masih terjaga. Di Pozzuoli, sebagian temboknya sudah mengalami keruntuhan. Namun, Anda tak perlu kecewa sebab masih bisa dilihat ruang tunggu petarung dan kandang hewan yang dulu dipertarungkan.

Jika Anda tidak ingin mengantre terlalu lama untuk membeli tiket ke Colosseum di Roma, maka 7 amfiteater lainnya tersebut bisa menjadi alternatif lainnya untuk merasakan atmosfer pertandingan gladiator bangsa Romawi zaman dulu. Demikian informasi amfiteater dari kami, semoga bermanfaat!

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.