free web tracker
Beranda » Blog » Wisata Turki Di Istana Dolmabahce Yang Megah

Wisata Turki Di Istana Dolmabahce Yang Megah

Istana Dolmabahce Turki

Istana Dolmabahce Turki

Memang tidak mengherankan apabila negara Turki disebut sebagai tempat Kekaisaran Islam terbaik di muka bumi. Hal ini tak dapat dipungkiri karena di Turki banyak sekali terdapat istana megah peninggalan Kesultanan Ottoman yang terkenal itu. Nah jika Anda berkesempatan mengunjungi negara Turki, maka jangan sampai Anda melewatkan untuk singgah ke tempat wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki yang begitu tersohor.

Jika Istana Topkapi mengedepankan keindahan keramik iznik khas negara Turki dan ukiran indahnya. Maka berbeda dengan Istana Dolmabahce, istana ini cenderung mengandung banyak Kristal dan emas yang menghiasi berbagai penjuru istana.

Istana Dolmabahce Turki

Istana Dolmabahce Turki

Pembangunan wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki ini sendiri menghabiskan banyak sekali dana, yaitu sekitar 5 juta koin emas kerajaan Ottoman atau setara 35 ton emas. Tak heran apabila para pengunjung dapat bebas berkeliaran di Istana Topkapi sementara di Istana Dolmabahce para pengunjung akan selalu di temani oleh pemandu wisata.

Wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki ini sungguh menawan, akan tetapi setiap harinya pengunjung yang boleh masuk dengan bebas. Pengunjung dibatasi hanya sampai angka 3000 pengunjung demi kenyamanan dan keamanan. Jadi bisa berkunjung ke istana ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Istana Dolmabahce beridri di sepanjang garis Pantai Eropa, tepatnya disebelah Selat Bosphorus.

Istana Dolmabahce Turki

Istana Dolmabahce Turki

Istana yang megah dan mewah tersebut menyimpan banyak kisah mengenai kehidupan para penguasa terakhir dalam Kesultanan Ottoman. Istana Dolmabahce merupakan rumah bagi 6 sultan dari tahun 1856, ketika pertama kali dihuni hingga saat penghapusan sistem Kekhalifahan pada tahun 1924.

Awal dari wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki ini sendiri awalnya merupakan sebuah teluk dangkal yang digunakan oleh Armada Utsmaniyah untuk bersandar kapal. Namun setelah abad ke 17, pantai disepanjang Selat Bosphorus dibangun dan dirubah menjadi sebuah taman yang cantik dengan beberapa pavilion bersantai untuk menikmati pamandangan laut.

Istana ini terdiri dari 3 bagian yaitu, Meneyn Imperial atau ruang kenegaraan, Muayede Salon atau Hall upacara, serta yang terakhir adalah Imperial Harem. Ruang Kenegaraan difungsikan untuk urusan administrasi negara. Sementara Imperial Harem digunakan untuk kehidupan pribadi sultan dan keluarganya. Bagian Mauyede Salon yang terletak diantara keduanya dialokasikan untuk menyambut tamu kenegaraan dalam acara penting.

Imperial Harem

Imperial Harem

Berbicara tentang Istana Dolmabahce, dalam Bahasa Turki, Domabahce mempunyai arti “taman yang dipenuhi bunga”. Pada tahun 1843, penguasa Turki saat itu yaitu Sultan Abdulmecid memerintahkan untuk mendirikan istana baru dan menjadikan Istana Domabahce sebagai bangunan tua sebagaimana Istana Dolmabahce rampung dibangun pada tahun 1856.

Istana Dolmabahce sendiri dijadikan istana kedua setelah sang Sultan wafat untuk dijadikan sebagai kediaman musim panas. Setelah Turki menjadi negara republik, parlemen memutuskan untuk mengubah fungsi Istana Dolmabahce untuk dijadikan sebagai Istana Kepresidenan. Dengan demikian, maka Presiden Mustafa Kemal Attaturk tinggal dan menerima tamu kenegaraan di istana tersebut.

Di era sistem Pemerintahan Turki yang baru, Istana Dolmabahce juga menyimpan banyak cerita. Mustafa Kemal Attaturk, pendiri sekaligus presiden pertama negara Turki menggunakan istana ini sebagai kediaman presiden pada musim panas tiba. Presiden Mustafa juga menghabiskan waktu-waktu terakhir perawatan medis di istana ini.

Interior Istana Dolmabache Turki

Interior Istana Dolmabache Turki

Ketika Presiden Turki Mustafa Kemal Attaturk meninggal pada tanggal 10 November 1938, maka fungsi Istana Dolmabahce berubah lagi menjadi sebuah museum wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki pada tahun 1952. Hingga akhirnya ruangan yang digunakan presiden dalam melakukan perawatan medis dinamakan sebagai Ruang Attaturk.

Waktu kematian Presiden Attaturk itupun juga meninggalkan kisah yang menarik. Saat tim dokter menyatakan tokoh pendiri Turki modern ini tutup usia, jarum jam yang dan di ruangan istana menunjukkan angka 9.05 pagi. Sejak saat itu, semua jam ada di dalam Istana Dolmabahce dihentikan dan disetel pada angka 9.05 merujuk pada waktu Presiden Turki meninggal. Padahal jumlah jam yang ada di istana ini berjumlah 156 buah jam.

Namun, pemerintah Turki pada saat itu mengubah peraturan tersebut, kecuali jam yang ada di dalam Ruangan Attaturk. Jam yang di Ruangan Attayurk tetap dibiarkan mati dan jarumnya disetel pada puku 9.05 pagi. Sementara jam-jam lain yang di istana disetel sesuai zona waktu yang ada diseluruh dunia.

Perlu Anda ketahui, wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki merupakan peninggalan Kesultanan Ottoman paling besar. Istana Dolmabahce dibangun di atas area seluas 45.000 m2 dan mempunyai kamar sebanyak 285 kamar. Desain Istana Dolmabahce merupakan perpaduan antara gaya arsitektur tradisional Ottoman dengan berbagai gaya arsitektur lainnya yang menciptakan sebuah sintesi yang begitu menakjubkan.

Selat Bosphorus Turki

Selat Bosphorus Turki

Wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki termasuk salah satu tempat yang paling menarik dikunjungi wisatawan. Istana yang terletak di distrik Besiktas ini berada di sebelah selat Bosphorus yang memisahkan antara Benua Asia dan Eropa, sehingga tak mengherankan apabila halaman belakang istana ini akan menyajikan pemandangan laut yang begitu indah. Begitupun bangunan ini akan terlihat jelas ketika Anda menyusuri Selat Bosphorus.

Untuk bisa mencapai istana ini, Anda bisa naik trem dari kawasan Sultanahmet dengan biaya sebesar 3 Ira sekali perjalanan. Trem akan melewati Jembatan Galata dan berhenti di pemberhentian Kabatas yang merupakan transit terakhir. Lalu untuk menuju Wisata Turki di Istana Dolmabahce Turki ini, Anda cukup berjalan kaki sambil menikmati suasana jalan yang indah.

Ketika Anda berjalan di dalam istana, Anda akan melihat sisi jalan di sekitar istana dihiasi berbagai macam Bunga yang indah dan rapi. Anda juga bisa melihat betapa indahnya Dolmabahce Clock Tower, yaitu menara jam yang menjulang tinggi.

Seperti objek wisata lainnya yang ada di Istanbul, dalam seminggu ada hari-hari khusus yang tutup untuk umum. Istana ini tutup pada hari senin dan kamis. Jika sedang buka, sebaiknya Anda datang lebih awal untuk menghindari antrean tiket masuk yang begitu panjang dari berbagai rombongan. Istana ini dibuka pada pukul 09.00 pagi.

Untuk dapat memasuki Istana Dolmacahce, para pengunjung juga diharuskan untuk memakai sepatu plastik. Sepatu plastik ini akan disediakan oleh pengelola museum. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kotoran atau debu yang masuk bersama alas kaki yang Anda pakai.

Museum Dolmabahce Turki

Museum Dolmabahce Turki

Saat ini, istana yang menjadi museum telah dibuka untuk umum. Para wisatawan yang berkunjung ke istana ini diharuskan membayar biaya tiket sebesar 20 Lira atau setara 140.000 Rupiah menggunakan kurs 1 Lira sebesar 7000 rupiah. Namun ada biaya tambahan jika Anda ingin memasuki wilayah istana bagian Harem.

Di Museum Dolmabahce, para pengunjung akan dipandu oleh pemandu istana. Selain itu, para pengunjung harus bersama rombongan sebanyak 30 hingga 50 orang. Para pemandu akan menjelaskan menggunakan bahasa inggris bagi wisatawan mancanegara dan akan menggunakan bahasa Turki untuk memandu wisatawan lokal.  Di dalam istana, Anda tidak diperkenankan mengambil foto.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.