free web tracker
Beranda » Blog » Ingin Berlibur ke Luar Negeri? Yuk ke Obyek Wisata Ikonik Kota Vatican!

Ingin Berlibur ke Luar Negeri? Yuk ke Obyek Wisata Ikonik Kota Vatican!

Ingin Berlibur ke Luar Negeri, Yuk ke Obyek Wisata Ikonik Kota Vatican

Vatican merupakan negara terkecil di dunia yang menyimpan cerita dan misteri mengenai Gereja Katholik. Negara ini hanya memiliki total wilayah 0,44 km. Bisa Anda bayangkan, luas wilayah tersebut hanya setengah dari luas total Monas di Indonesia. Wow, kecil sekali bukan?

Meskipun kecil, namun tempat wisata Vatican tak kalah menarik untuk Anda kunjungi. Bahkan Vatican City yang berada di tengah Kota Roma tetap menjadi favorit wisatawan karena keunikannya. Nah, tahukah Anda jika negara mungil ini tidak memiliki penduduk tetap? Ya, penduduk Vatican adalah para pekerja. Jika sudah berhenti bekerja di sana, maka orang tersebut tidak lagi menjadi warga negara.

Selain tempat wisata Vatican, hal yang unik dari negara tersebut adalah adanya Swiss Guard, yaitu penjaga yang menggunakan pakaian yang unik ala Renaissance. Mereka adalah pria dari Swiss berjumlah 100 orang yang tidak menikah dan tersebar di seluruh penjuru Vatican.

Swiss Guard in Vatican City

Swiss Guard in Vatican City

Mengulik sedikit sejarah negara ini, Vatican terbentuk di tahun 1929. Pemegang kekuasaan tertingginya adalah Paus. Dikarenakan luas wilayahnya yang kecil, maka turis biasanya cukup berjalan kaki untuk menjelajahi pesonanya. Bahasa yang umum digunakan adalah Italia dan Latin, sementara mata uang yang digunakan di negara ini adalah Euro.

Tempat wisata Vatican yang perlu Anda kunjungi adalah Basilika Santo Petrus atau St. Peter’s Basillica. Untuk menuju ke gereja tersebut, Anda membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari pusat Kota Roma, Italia. Jika ingin bertemu dengan Paus, Anda bisa mengunjungi gereja pada saat Pemberkatan di Hari Minggu siang di kediamannya atau di Hari Rabu pagi ketika Paus tampil lebih formal di ST. Peter’s Square.

Seperti apakah obyek wisata yang menarik ini? Anda penasaran, ini dia pembahasan lengkapnya :

Basilika Santo Petrus

Bagian Depan Basilika Santo Petrus

Bagian Depan Basilika Santo Petrus

Bagian Depan Basilika Santo Petrus

Jika ingin mengunjungi Basilika Santo Petrus sebaiknya pada pagi hari. Sebab, suasananya masih lengang. Sangat kontras dengan pemandangan siang hari oleh antrian panjang orang yang akan masuk ke gereja tersebut.

Selain itu, Anda akan mendapatkan momen yang lebih berkesan yaitu gerbang gereja dengan background sinar merah keemasan dari sunrise. Segera ambil kamera dan abadikan moment tersebut.

Di bagian depan tempat wisata Vatican paling iconic ini, terdapat pos pemeriksaan. Setelah melewatinya, Anda kan disapa oleh interior gereja yang sangat menakjubkan. Gereja terbesar di negara terkecil ini memiliki panjang 118 meter dan lebar 64 meter. Di dinding gereja terdapat pahatan dan lukisan. Ada juga patung orang suci yang terbuat dari batu marmer.

Area Bawah Tanah Basilika Santo Petrus

Pada bawah tanah gereja, tidak sembarang orang bisa masuk. Anda harus memiliki izin khusus untuk memasukinya. Pada akses pintu masuk ruang bawah tanah dijaga oleh pria dengan setelan jas hitam.

Setelah masuk, Anda akan menemui lorong-lorong panjang yang dihiasi oleh lukisan klasik. Ada juga beberapa kapel dan makan orang suci serta Paus. Termasuk di dalamnya makam Paus Yohanes Paulus II dan makam Santo Petrus yang dipercaya sebagai murid Yesus. Saat melewati lorong-lorong ini, Anda akan merasakan sensasi misteri pada film Angel and Demonds.

Kubah Gereja atau Cupola

Kubah Gereja atau Cupola

Kubah Gereja atau Cupola

Jika ingin naik ke puncak kubah gereja Basilika Santo Petrus, Anda bisa memilih membayar 5 Euro atau sekitar 64 ribu dan mendaki anak tangga yang jumlahnya hingga 500 buah. Atau naik lift hingga atap gereja dengan membayar 7 Euro  dan mendaki 320 anak tangga sampai ke puncak gereja.

Nah, jika Anda memilih opsi naik lift terlebih dahulu maka di atap gereja Anda bisa melihat lukisan di langit-langit lebih dekat. Lukisan tersebut terbuat dari pecahan porselen atau mozaik. Anda juga bisa melihat pemandangan di bawah dengan mengintip melalui pagar kawat.

Peringatan untuk yang memiliki phobia terhadap ruangan tertutup. Sebaiknya tidak naik ke kubah gereja. Untuk manula dan penderita penyakit jantung juga perlu berhati-hati. Sebab, bentuk tangga melingkar dan lantainya cenderung miring mengikuti bentuk bulat pada kubah. Jalannya juga sempit dan hanya cukup dilewati oleh satu orang saja. Selain itu, jalan semakin terasa sempit karena penuh dengan antrian orang.

Namun, jangan khawatir. Perjalanan Anda yang melelahkan akan terbayar begitu sampai ke puncak kubah. Anda bisa berdiri di balkon dan menikmati pemandangan kota Roma yang menakjubkan. Ditemani dengan terpaan angin yang cukup kencang, Anda akan menyaksikan kemegahan Vatican dengan bentuk anak kuncinya.

Satu kota dengan berbagai bangunan klasik dan dominasi warna pastel akan membuat Anda berdecak kagum dengan keindahannya.

Selain Basilika santo Petrus, tempat wisata Vatican yang tak kalah menarik adalah Museum Vatican. Untuk menjangkau tempat ini, Anda hanya butuh waktu 15 menit jalan kaki dari Basilika Santo Petrus.

Museum Vatican

Museum Vatican

Museum Vatican

Untuk mengunjungi Museum Vatican, sebaiknya tidak pada hari-hari libur. Sebab, Anda bisa saja mengantri hingga 3 jam sebelum mencapai pintu masuk. Tiket masuknya bisa dibeli dengan harga 15 Euro per orang. Namun, di minggu terakhir pada setiap bulan, Museum Vatican tidak memungut biaya untuk tiket masuknya. Hal ini berlaku untuk setiap pengunjung umum.

Lahan yang digunakan untuk membangun Museum sangat luas. Anda bisa menikmati karya seni yang sangat terkenal seperti Bellini, Leonardo da Vinci, Fra Angelico, Carravagio dan masih banyak lagi. Penggemar museum harus meluangkan waktu setidaknya 3 jam untuk mengagumi karya seni fantastis di dalam museum.

Bagian paling penting dari tempat wisata Vatican yang satu ini adalah Sistine Chapel atau Kapel Sistina. Ruangan tersebut menyimpan karya Michelangelo yang sangat kontroversial “The Last Judgement”. Lukisan tersebut menggambarkan datangnya Kristus pada hari Kiamat. Si Pelukis dianggap tidak bermoral karena menggambar orang yang telanjang.

Kapel Sistina juga merupakan tempat yang penting dalam aktivitas kepausan. Dalam rangka pemilihan Paus, tempat ini dijadikan tempat berkumpulnya cardinal gereja.

Nah, jika sudah selesai menikmati karya seni yang menakjubkan di tempat wisata Vatican tersebut. Sebaiknya beristirahat sambil mencicipi kopi, gelato, dan pizza Italia yang lezat. Ada banyak penjual makanan serta toko souvenir di sekitar gerbang. Di Cafetaria Museum Vatican juga tersedia makanan khas dengan harga yang lebih terjangkau. Sedangkan tempat wisata Vatican lain yang wajib dikunjungi adalah Vatican Garden.

Vatican Garden

Vatican Garden

Vatican Garden

Dalam Bahasa Italia, Vatican Garden disebut dengan Giardini Vaticani, merupakan taman kota yang meliputi setengah wilayah Vatican. Letaknya ada di bagian selatan dan timur laut. Di kompleks taman ini terdapat beberapa bangunan seperti Gedung Radio Vatican.

Luas taman ini adalah sekitar 23 hektar dan termasuk dalam wilayah Bukit Vatican. Tempat wisata Vatican ini dikelilingi oleh tembok batu di bagian selatan, utara, dan barat. Taman ini dihiasi oleh patung dan air mancur yang indah. Area taman dilengkapi dengan berbagai tanaman seperti pohon boxwood, pinus batu Italia (Pinus Pinea) dan pohon cedar Lebanon (Cedrus Libani).

Ingin mengunjungi tempat wisata Vatican yang menarik ini? Anda bisa menikmati keindahan kota Roma dari puncak kubah gereja, mengunjungi museum yang penuh karya menakjubkan, dan bersantai di taman kota Vatican yang rindang. Hal tersebut pasti akan menjadi momen tak terlupakan. Siapkan tabungan dan rencanakan liburan Anda ke negara nan mungil ini ya!

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.